Sumatera – Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bergerak cepat memberikan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir dan longsor di Pulau Sumatera. Bantuan difokuskan pada pemulihan infrastruktur penting seperti telekomunikasi, kelistrikan, dan penyediaan bahan bakar.
BPI Danantara Koordinasi Bantuan
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memastikan koordinasi bantuan dari berbagai BUMN. Managing Director Stakeholders Management Danantara, Rohan Hafas, menyatakan bantuan telah disalurkan sejak tahap awal bencana.
BUMN Terlibat di Sumatera Barat dan Sumatera Utara
Di Sumatera Barat, BUMN seperti Pegadaian, Semen Padang, BNI, Hutama Karya, Angkasa Pura, PLN, dan Pertamina telah mengerahkan bantuan. Sementara di Sumatera Utara, penyaluran bantuan dilakukan oleh Pegadaian, BRI, BNI, Inalum, Angkasa Pura, BTN, KIM, Pertamina, dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN).
Bantuan Logistik dan Peralatan Berat
Bantuan yang disalurkan meliputi makanan, minuman, obat-obatan dasar, pakaian, popok bayi, peralatan dapur, dan tenda darurat. Selain itu, perahu karet dan excavator dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan membuka kembali akses yang tertutup banjir maupun longsor.
Fokus Pemulihan Daerah Terdampak
Rohan Hafas menegaskan bahwa prioritas utama adalah memenuhi kebutuhan dasar korban, memulihkan aksesibilitas, dan mempercepat pemulihan daerah terdampak.
Status Bencana Daerah
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa bencana di tiga provinsi tersebut masih berstatus bencana daerah tingkat provinsi. Kepala BNPB, Letnan Jenderal Suharyanto, menyebutkan bahwa situasi saat ini sudah membaik dan belum mencapai ambang batas penetapan status bencana nasional.
Data Korban Bencana
BNPB mencatat, hingga Jumat, 28 November 2025, total 174 orang meninggal dunia dan 12.546 kepala keluarga mengungsi akibat bencana ini.












