BUKITTINGGI – Pelaku UMKM di Bukittinggi dan Kabupaten Agam sepakat mendirikan koperasi souvenir. Langkah ini diharapkan dapat mengatasi masalah permodalan dan pemasaran yang selama ini menghantui para pengusaha.
Inisiatif pendirian koperasi ini datang dari anggota DPRD Sumatera Barat, Asril.
Kesepakatan tersebut tercapai usai Bimbingan Teknis (Bintek) Perkoperasian yang digelar Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat, Kamis (28/8/2025). Acara berlangsung di UPTD Balai Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian Provinsi Sumbar.
Syisrika Elida terpilih sebagai Ketua Koperasi Produsen Souvenir Kriya Minangkabau. Eri menjabat sebagai Wakil Ketua, Ega sebagai Sekretaris I, Nurmala sebagai Sekretaris II, dan Dodi sebagai Bendahara.
Sementara itu, Irfan didapuk sebagai Ketua Pengawas, dengan anggota Gusri El Faisal dan Adriani.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar, Endrizal, mengapresiasi pembentukan koperasi ini. Ia menyebutnya sebagai koperasi souvenir pertama di Sumatera Barat.
“Selama ini pelaku usaha souvenir berjalan sendiri-sendiri. Ini adalah kesempatan untuk bersatu dalam wadah koperasi,” kata Endrizal.
Endrizal menambahkan, koperasi dapat menjadi solusi berbagai masalah usaha souvenir, seperti permodalan, pemasaran, dan masalah teknis.
Asril, anggota Komisi II DPRD Sumbar, menyambut baik pembentukan koperasi ini. Ia meminta pengurus terpilih segera menindaklanjuti proses pendirian koperasi.
“Peserta rapat ini adalah pendiri koperasi. Salah satu syarat menjadi anggota adalah membayar simpanan pokok,” ujar Asril.
Asril berjanji akan membimbing dan membina koperasi ini hingga sukses. Ia juga menjanjikan modal dari dana Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan tahun depan.
Ketua Koperasi Produsen Souvenir Kriya Minangkabau, Syisrika Elida, mengatakan koperasi ini didirikan oleh 28 orang pelaku usaha souvenir dari Bukittinggi dan Kabupaten Agam.
“Koperasi ini terbuka bagi siapa saja yang memiliki usaha souvenir,” pungkasnya.












