Bukittinggi – Pemerintah Kota Bukittinggi tengah mengintensifkan upaya untuk memperoleh status Daerah Istimewa, sebuah langkah yang didorong oleh pengakuan atas peran krusial kota tersebut dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyatakan optimisme bahwa Bukittinggi memiliki dasar yang kuat untuk disejajarkan dengan Jakarta dan Yogyakarta, yang telah lama menikmati status istimewa. “Saat zaman PDRI, Bukittinggi menjadi ibu kota NKRI, ini generasi muda tak boleh lupa,” ujarnya, menekankan pentingnya pemahaman sejarah bagi generasi muda.
Menurutnya, posisi sentral Bukittinggi sebagai ibu kota negara selama masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) menjadi alasan utama diajukannya status istimewa ini. Pengakuan terhadap peran vital Bukittinggi dalam sejarah Indonesia, menurut Ramlan, bahkan telah disuarakan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. “Belum pernah saya mendengar selama hidup saya, Presiden mengatakan Bukittinggi adalah penentu perjalanan NKRI, baru Presiden Prabowo yang mengatakan hal ini, luar biasa,” ungkapnya.
Ramlan menambahkan bahwa momentum ini menjadi peluang emas untuk mewujudkan aspirasi menjadikan Bukittinggi sebagai daerah istimewa. Ia menegaskan komitmennya untuk mengikuti semua prosedur yang diperlukan demi mendapatkan pengakuan yang pantas dalam sejarah nasional. “Tanpa Bukittinggi, Indonesia sudah bubar. Saya bercita-cita menjadikan Bukittinggi sebagai daerah istimewa,” tegasnya.
Status Daerah Istimewa memberikan otonomi khusus dalam berbagai aspek pemerintahan dan pembangunan. Saat ini, Jakarta dan Yogyakarta telah lama menikmati status tersebut. Sementara itu, Bukittinggi masih berstatus sebagai kota biasa, meskipun memiliki catatan sejarah yang tak kalah penting dalam pembentukan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Perjuangan Bukittinggi untuk mendapatkan status istimewa bukan sekadar tuntutan administratif, melainkan upaya untuk melestarikan dan menghargai nilai-nilai sejarah yang telah ditorehkan oleh para pahlawan dan pejuang kemerdekaan. Dengan status istimewa, Bukittinggi diharapkan dapat mengembangkan potensi daerahnya secara lebih optimal, terutama dalam sektor pariwisata sejarah dan budaya. Peningkatan kesejahteraan masyarakat juga menjadi tujuan utama dari perjuangan ini.
Pengakuan terhadap Bukittinggi sebagai daerah istimewa juga akan menjadi simbol penghargaan bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat yang telah berkontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Langkah-langkah konkret untuk mewujudkan cita-cita ini akan terus digodok dan disosialisasikan kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah pusat, tokoh masyarakat, dan generasi muda. Diharapkan, dengan dukungan dari semua pihak, Bukittinggi dapat segera meraih status istimewa yang memang layak disandangnya. Dengan demikian, Bukittinggi dapat terus berkontribusi secara signifikan dalam pembangunan bangsa dan negara.











