Serang – Bukittinggi Press Club (BPC) Sumatera Barat mengirimkan delegasi beranggotakan sembilan wartawan ke perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kota Serang, Banten, sebagai wujud komitmen terhadap perkembangan dunia jurnalistik. Partisipasi ini menjadi momentum penting bagi BPC dalam mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan profesionalisme anggotanya.
Ketua BPC Bukittinggi, Al Fatah, menyatakan bahwa keikutsertaan dalam HPN 2026 merupakan yang kedua kalinya bagi BPC, setelah sebelumnya hadir di HPN Pekanbaru pada tahun 2025. “Alhamdulillah, tahun ini BPC kembali bisa mengutus sembilan orang wartawan untuk mengikuti HPN di Banten. Ini menjadi keikutsertaan kedua kami setelah HPN Pekanbaru,” ungkapnya di Serang.
Menurut Al Fatah, HPN 2026 memiliki arti tersendiri karena menjadi momentum bersatunya kembali Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat setelah sempat mengalami dualisme kepemimpinan. Hal ini diharapkan dapat memperkuat soliditas dan profesionalisme wartawan di seluruh Indonesia.
“Sebagian besar anggota BPC berasal dari PWI. HPN menjadi ajang silaturahmi dengan tokoh-tokoh pers nasional, wartawan senior, serta para guru jurnalistik. Kami berharap mendapatkan tambahan wawasan, update informasi dunia pers, sekaligus mempererat solidaritas wartawan sebagai pilar keempat demokrasi,” jelasnya.
BPC, yang saat ini memiliki 21 anggota aktif yang berdomisili di Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga berperan aktif dalam pengembangan profesionalisme jurnalis dan kegiatan sosial di daerah.
Sembilan wartawan BPC yang turut serta dalam HPN 2026 di Banten terdiri dari berbagai media, yaitu Al Fatah (LKBN ANTARA), Yudi Prama Agustino (LPP RRI), Dina Amrina (SCTV), Asrial Gindo (Singgalang), Yursil Masri (Haluan), Roni Novendra (Rakyat Sumbar), Hatta Rizal (Klikpositif), Vesco Davian (Harian Haluan), dan Januar Jamil (Mimbarsumbar.id).
Perayaan Hari Pers Nasional 2026, yang menunjuk Provinsi Banten sebagai tuan rumah dengan pusat kegiatan di Kota Serang, berlangsung dari tanggal 6 hingga 9 Februari 2026, mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat!”.
Ketua PWI Pusat, Akhmad Munir, dalam kesempatan tersebut, menyoroti pentingnya konsolidasi internal di kalangan pers untuk menjaga martabat dan profesionalisme jurnalistik. Ia menekankan bahwa penguatan kompetensi, kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik, dan pengawasan organisasi profesi merupakan langkah strategis yang perlu terus ditingkatkan. “Ekosistem pers yang sehat tidak akan terwujud jika praktik-praktik yang merusak profesi dibiarkan. Ini menjadi tantangan bersama seluruh insan pers,” tegasnya.
BPC Bukittinggi menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan atas partisipasi mereka dalam HPN 2026 di Banten, termasuk pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan tokoh masyarakat.











