Padang Panjang – Erupsi Gunung Marapi yang terjadi pada Kamis (9/10/2025) pukul 12.18 WIB mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesbangpol Kota Padang Panjang bergerak cepat dengan membagikan 10.000 masker kepada masyarakat.
Pembagian masker difokuskan di dua lokasi strategis, yakni Simpang PDAM dan kawasan Pasar Pusat Padang Panjang. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi dampak abu vulkanik.
Kepala BPBD Kesbangpol Padang Panjang, Nofiyanti, mengatakan bahwa pembagian masker adalah respon cepat terhadap erupsi Marapi. “Kami langsung bergerak setelah erupsi Marapi. Ribuan masker telah kami bagikan agar masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan aman,” ujarnya, Jumat (10/10/2025).
Iren (24), seorang warga Padang Panjang, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas respon cepat BPBD. “Senang sekali karena BPBD peduli dengan masyarakat. Masker medis ini sangat dibutuhkan untuk melindungi diri dari bahaya abu vulkanik,” tuturnya.
BPBD mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama setelah erupsi yang menyebabkan kolom abu mencapai ketinggian 1,5 kilometer dari puncak gunung.










