Padang – Semen Padang FC kembali menelan pil pahit di kandang sendiri usai dikalahkan Borneo FC dengan skor 0-2, Minggu (9/11/2025). Kekalahan ini menjadi yang kesembilan dalam 12 pertandingan terakhir bagi tim berjuluk Kabau Sirah.

Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, mengakui kualitas pemain Borneo FC menjadi faktor penentu kekalahan timnya. Ia menilai perbedaan kualitas pemain kedua tim sangat mencolok.

“Dalam latihan dan pertandingan, situasinya sangat berbeda, terutama soal tanggung jawab, tekanan, dan beban,” kata Antonic.

Menurut Antonic, pemain Semen Padang FC melakukan banyak kesalahan mendasar, seperti salah umpan dan pengambilan keputusan yang kurang tepat. Sementara itu, Borneo FC tampil lebih solid dan disiplin sepanjang pertandingan.

Antonic mengaku telah berupaya keras memperbaiki performa tim melalui latihan intensif, fokus pada passing, penyelesaian akhir, dan pemahaman taktik. Ia juga meminta maaf atas kesalahan-kesalahan yang terjadi di lapangan.

Dengan skuad yang ada, Antonic berjanji akan memaksimalkan potensi pemain yang tersedia. Ia menjadikan pertandingan melawan Borneo FC sebagai pelajaran berharga untuk meningkatkan performa tim di masa depan.

“Borneo FC adalah tim top dan nomor satu di liga. Kami harus belajar dari mereka bagaimana menjadi tim yang bagus. Semoga ke depan kami bisa lebih baik,” pungkasnya.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.