PADANG – Rumah makan legendaris Bofet Garuda kembali hadir di Pasar Raya Padang setelah lima tahun vakum. Gempa 2009 dan revitalisasi gedung Fase VII menjadi penyebab vakumnya rumah makan ini.

Cucu pemilik, Fikru (18), menghidupkan kembali Bofet Garuda di lantai dua gedung Fase VII.

Bofet Garuda menjadi tempat favorit warga Padang sejak 1980-an. Soto Padang, Gado-Gado, dan es tebak menjadi menu andalan yang selalu diburu pelanggan.

Gempa besar tahun 2009 memaksa penutupan Bofet Garuda akibat kerusakan parah.

Setelah revitalisasi gedung Fase VII selesai, Pemerintah Kota Padang menempatkan pedagang kuliner di lantai atas. Hal ini dilakukan untuk mencegah kebakaran.

Menu andalan seperti Soto Padang (Rp20 ribu) dan Gado-Gado (Rp15 ribu) tetap tersedia. Vanni, generasi kedua pemilik, masih memasak dengan resep yang sama.

“Setelah lima tahun vakum, kini Bofet Garuda hadir kembali,” ujar Fikru. Ia menambahkan banyak pelanggan yang mencari Bofet Garuda selama ini.

Pelanggan yang rindu dengan cita rasa Bofet Garuda dapat mengunjungi tempat ini di lantai dua gedung Fase VII Pasar Raya Padang.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.