Pariaman – Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, kini memiliki tambahan kekuatan dalam menghadapi ancaman tsunami. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan dua unit sirine Early Warning System (EWS) kepada pemerintah daerah setempat, Rabu (10/9).
Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Prasinta Dewi, menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, di Pendopo Karan Aur.
Dua sirine EWS ini akan ditempatkan di Nagari Ulakan dan Nagari Katapiang, dua wilayah yang dinilai paling rentan terhadap ancaman tsunami.
Prasinta Dewi menegaskan, kehadiran BNPB di Padang Pariaman adalah untuk memastikan sistem peringatan dini berfungsi optimal.
“Kehadiran kami di sini untuk memastikan keberfungsian EWS yang telah dibantu BNPB, agar dapat dioperasikan secara optimal dalam upaya mitigasi bencana,” ujarnya.
Sebelum serah terima, tim BNPB melakukan pengecekan lapangan dan meninjau aktivitas peringatan dini tsunami serta kondisi tower sirine EWS.
Bupati John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi atas dukungan BNPB dalam memperkuat sistem deteksi dini bencana.
“Kami berharap peralatan ini bisa berfungsi dengan baik dan dirawat sebaik-baiknya. Dengan adanya EWS, kita dapat lebih cepat mengambil langkah penyelamatan masyarakat ketika bencana terjadi,” kata Bupati.
Selain sirine EWS, BNPB sebelumnya juga telah membantu pembangunan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) di Pakandangan, yang akan segera diserahterimakan.
Acara serah terima ini turut dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumatera Barat, Era Sukma, Sekretaris Daerah Padang Pariaman, Rudy Repenaldi Rilis, dan sejumlah pejabat daerah lainnya.












