Batusangkar – Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan angin segar bagi korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tanah Datar dengan menjanjikan penyediaan hunian sementara (Huntara). Janji tersebut diungkapkan saat kunjungan Kepala BNPB, Suharyanto, ke lokasi yang direncanakan untuk pembangunan Huntara di Jorong Padang Kunyik, Nagari Bungo Tanjung, Kecamatan Batipuh, pada Jumat (19/12/2025).
Kedatangan rombongan BNPB disambut langsung oleh Wakil Bupati Ahmad Fadly, beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Suharyanto menjelaskan bahwa pembangunan Huntara merupakan bagian integral dari upaya penanganan pasca-bencana, khususnya ditujukan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kerusakan atau karena rumah mereka berada di zona merah rawan bencana. “Pasca bencana, tentu ada korban dan masyarakat terdampak yang berada dipengungsian, karena rumahnya rusak berat, ringan, sedang ataupun berada di zona merah, maka Pemerintah mendirikan Huntara sampai Hunian Tetap atau huntap dibangun,” ungkapnya.
Selain penyediaan Huntara, pemerintah juga berencana memberikan bantuan biaya hidup sebesar Rp600 ribu per rumah tangga setiap bulan hingga pembangunan Hunian Tetap (Huntap) rampung. “Bantuan Rp600 ribu akan diberikan sampai Huntap selesai dibangun. Dan, untuk Huntap akan dibangun Pemerintah, sedangkan bagi rumah yang rusak sedang dibantu Rp30 juta dan rusak ringan sebesar Rp15 Juta yang akan disalurkan dalam dua tahap,” jelasnya lebih lanjut.
Menanggapi kunjungan tersebut, Ahmad Fadly menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan BNPB terhadap kondisi di Tanah Datar. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah mengajukan usulan kebutuhan sebanyak 554 unit Huntara. “Tadi pak Kepala BNPB melihat dan memastikan kesiapan kita dalam rencana pembangunan Huntara, khususnya di Jorong Padang Kunyik yang akan dibangun sebanyak 23 unit Huntara,” ujarnya.
“Kita terus berjuang agar Tanah Datar bisa memperoleh Huntara sesuai yang diajukan, sehingga masyarakat terdampak dan korban bencana bisa berdomisili di daerah yang lebih aman, Insya Allah Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten akan terus ada bersama rakyat,” pungkasnya, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus berupaya memenuhi kebutuhan warganya.
Usai meninjau lokasi pembangunan Huntara, Kepala BNPB beserta rombongan menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pengungsi korban bencana, mendengarkan keluh kesah dan memberikan semangat.











