Batusangkar – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menawarkan dukungan lahan tambahan kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar guna mempercepat pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana.
Sestama BNPB, Rustian, saat meninjau lokasi pembangunan Huntap dan Huntara, meminta pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan pembebasan lahan. “Silahkan buat surat ke gubernur, nanti Saya sampaikan, paling tidak bisa diberikan 3 hektar lagi, Insya Allah bisa karena ini kan juga untuk masyarakat,” ujarnya.
Selain penyediaan lahan, BNPB juga menekankan pentingnya pendataan preferensi masyarakat terkait pilihan hunian. Pemerintah daerah diminta untuk mendata warga yang bersedia tinggal di Huntap atau memilih relokasi mandiri. “Sekali lagi, saya minta Pemkab memastikan masyarakat yang mau dan memenuhi persyaratan untuk menetap di Huntap ini, dan bagi yang tidak, akan kita fasilitasi juga dengan relokasi mandiri namun tanah untuk hunian tidak bermasalah dan juga terbebas dari potensi musibah atau bencana,” tegasnya.
Fokus percepatan juga diberikan pada pembangunan 23 unit Huntara di Padang Kunyik, Nagari Bungo Tanjung, Kecamatan Batipuh. Rustian berharap pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu dekat. “Alhamdulillah, telah selesai 5 unit Huntara saat ini. Saya minta supaya pembangunan lebih cepat supaya masyarakat terdampak bencana terjamin untuk kenyamanannya. Saya harap Huntara ini tuntas dalam dua atau tiga pekan ke depan,” katanya.
Peninjauan juga dilakukan pada lokasi pembangunan 15 unit Huntara di dekat Kantor Camat Batipuh Selatan. Rustian menyatakan harapannya agar pembangunan segera rampung. Bagi warga yang tidak memilih tinggal di Huntara, BNPB akan memberikan bantuan uang kontrak sebesar Rp600 ribu selama tiga bulan. “Untuk pembangunan 15 unit Huntara disini tentu juga kita harapkan segera diselesaikan, sehingga masyarakat bisa segera menempatinya. Dan bagi masyarakat yang tidak memilih tinggal di Huntara akan kita bantu dengan bantuan uang kontrak senilai Rp600 ribu selama 3 bulan,” jelasnya.
Wakil Bupati Ahmad Fadly pada hari peninjauan menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan bantuan dari pemerintah pusat. “Saat ini Tanah Datar memperoleh kuota sebanyak 129 unit Huntap dan direncanakan bakal dibangun di Rambatan, namun sekiranya masyarakat mau relokasi mandiri juga akan difasilitasi asalkan lahan untuk membangun tidak bermasalah,” jelasnya. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menyediakan lahan sekitar 1,8 hektar untuk pembangunan Huntap.










