Sawahlunto – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Sawahlunto terus berupaya menekan angka penyalahgunaan narkoba melalui berbagai program, termasuk inisiatif Desa Bersih Narkoba (Bersinar). Dari total 37 desa dan kelurahan di Sawahlunto, saat ini 11 di antaranya telah resmi menyandang status Desa Bersinar.
Fokus utama BNNK Sawahlunto saat ini adalah mengubah stigma negatif masyarakat terhadap para korban penyalahgunaan narkoba. Kepala BNNK Sawahlunto, Didit Bagus Wicaksono, pada Jumat (2/1), menyampaikan bahwa dukungan sosial sangat penting bagi pemulihan korban. “Kalau ada warga yang sedang menjalani rehabilitasi, justru harus didukung dan diawasi bersama agar proses pemulihannya berjalan optimal, bukan malah dijauhi atau dihina,” tegasnya.
Menurutnya, penerimaan dari keluarga dan lingkungan sekitar memiliki peran yang sangat besar dalam keberhasilan rehabilitasi. Korban penyalahgunaan narkoba, lanjutnya, membutuhkan dukungan untuk memulihkan kondisi fisik dan mental mereka.
Didit menjelaskan bahwa pengucilan justru dapat memperburuk kondisi psikologis korban, menghambat proses rehabilitasi, dan berpotensi mendorong mereka kembali menggunakan narkoba atau bahkan terlibat dalam peredaran gelap narkotika.
Selain program Desa Bersinar, BNNK Sawahlunto juga aktif melaksanakan sosialisasi dan diseminasi informasi melalui program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Training of Trainers (ToT), serta program edukatif lainnya.
BNNK Sawahlunto juga mendorong Pemerintah Kota Sawahlunto untuk memberikan perhatian khusus dan pendampingan kepada warga yang sedang menjalani rehabilitasi maupun pascarehabilitasi. Hal ini termasuk memfasilitasi pelatihan kerja bagi mereka yang belum memiliki pekerjaan.
Sebagai langkah deteksi dini, Kepala Kesbangpol, Yuliyanti, dan Kasat Narkoba Polres Sawahlunto, AKP Taufik, menginformasikan bahwa pihaknya telah melaksanakan tes urine terhadap 553 orang dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk kepala desa, lurah, dan camat. Dari hasil tes tersebut, ditemukan satu orang yang positif menggunakan narkoba dan telah ditindaklanjuti sesuai prosedur.











