Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat akan terjadi mulai hari Minggu (21/12) hingga Senin (22/12). Menanggapi prakiraan ini, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta seluruh operator transportasi di sektor darat, laut, udara, dan perkeretaapian untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk selama dua hari tersebut.
Dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (21/12), Menhub Dudy menegaskan, “Hari ini hingga esok masih ada potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat. Untuk itu mohon seluruh operator harap siaga dan waspada terhadap cuaca buruk. Lakukan koordinasi intens dengan BMKG sebelum melakukan perjalanan.”
Untuk jalur darat, beberapa wilayah yang berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat meliputi sebagian Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, hingga Papua Pegunungan.
Sementara itu, di jalur laut, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Perairan Utara Banten hingga Jawa Tengah, Laut Jawa bagian Barat dan Tengah, Selat Sunda bagian Utara, Samudra Hindia Selatan Banten hingga Jawa Barat, Laut Natuna, Selat Karimata, Selat Makassar, Laut Sulawesi, Laut Sawu, Perairan Selatan Nusa Tenggara Timur, Laut Banda, Teluk Cendrawasih, serta Perairan Utara Papua Barat hingga Papua.
Kondisi cuaca di sejumlah pelabuhan penyeberangan seperti Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Padangbai, dan Lembar juga diprediksi bervariasi antara berawan hingga hujan ringan.
Menhub Dudy juga menekankan bahwa faktor keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama dalam setiap pengoperasian transportasi umum. Ia meminta seluruh operator dan pemangku kepentingan terkait untuk senantiasa menghadirkan kenyamanan dan rasa tenang bagi penumpang.
“Jangan memaksakan berangkat jika situasi dan kondisi cuaca buruk. Utamakan keselamatan penumpang. Kami juga mohon pemahaman penumpang untuk dapat mengikuti arahan petugas di lapangan. Mohon bersabar jika jadwal keberangkatan harus ditunda. Semua demi keselamatan,” pungkas Menhub Dudy.











