Takengon – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe menggelar Gayo Coffee Expo di Takengon, Aceh, sebagai upaya memperkuat ekonomi wilayah berbasis komoditas unggulan ekspor, yakni Kopi Gayo. Acara ini merupakan bentuk kontribusi BI bersama mitra kerja di daerah.
Deputi Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe, Yan Ramerta Putra, mengatakan bahwa pameran kopi ini adalah agenda pertama yang dihelat untuk memperluas citra Kopi Gayo, meningkatkan daya saing, dan ekonomi daerah.
“Kopi Gayo ini identitas masyarakat Aceh khususnya di dataran tinggi Gayo. Namanya harum sampai ke luar negeri,” kata Yan dalam pembukaan Gayo Coffee Expo 2025 di Takengon, Sabtu (15/11/2025).
Aceh Tengah dan Bener Meriah, yang merupakan bagian dari cakupan kerja KPw BI Lhokseumawe, memiliki potensi besar untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi melalui penguatan dan inovasi berbasis kopi Arabika Gayo. Data Kementerian Pertanian tahun 2020 mencatat produksi kopi arabika Gayo rata-rata 35,26 ribu ton (Aceh Tengah) dan 29,17 ribu ton (Bener Meriah).
Gayo Coffee Expo dirangkaikan dengan sesi *sharing* bersama UMKM kopi binaan KPw BI Lhokseumawe, serta aneka lomba seperti V60 *brewing*, *cupping score*, dan lomba Tubruk *blend*. Diharapkan kegiatan ini dapat memantik semangat masyarakat untuk melahirkan inovasi baru di dunia kopi.
Selain itu, ada wakaf kopi sebagai bagian dari peningkatan gerakan wakaf untuk mendukung ekonomi keuangan syariah, serta *business matching* untuk memperluas akses pasar dan pembiayaan pelaku UMKM kopi di wilayah Aceh Tengah, Bener Meriah, dan sekitarnya.
“Kami harap kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat kolaborasi dan sinergi untuk mengembangkan ekonomi daerah sehingga lahir inisiatif baru yang dapat melahirkan inovasi dan memperkuat daya saing daerah,” ujar Yan.
Sekretaris Daerah Aceh Tengah, Mursyid, mengapresiasi upaya KPw BI Lhokseumawe untuk semakin mengharumkan nama kopi Gayo dan menyatakan dukungan pemerintah daerah melalui berbagai program pemberdayaan petani, peningkatan produktivitas, hingga penguatan rantai nilai kopi Gayo.
Gayo Coffee Expo perdana ini digelar selama dua hari, 15-16 November 2025 di Takengon. Pembukaan expo ini juga menjadi momen peluncuran Buku Kopi Gayo, Pusaka Aceh yang Mendunia, kolaborasi antara KPw BI Lhokseumawe dengan harian Bisnis Indonesia. Buku ini mengulas sejarah kopi di dataran tinggi Gayo hingga inovasi-inovasi turunan kopi Gayo.











