Padang – Semen Padang FC menelan pil pahit kekalahan di hadapan pendukungnya sendiri, setelah dikalahkan Persis Solo dengan skor 2-3 dalam pertandingan yang digelar di Stadion H. Agus Salim. Laga yang menjadi penutup putaran pertama Super League musim 2025-2026 tersebut, meninggalkan kekecewaan mendalam bagi ribuan suporter tuan rumah.

Semen Padang sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk membuka keunggulan di awal pertandingan. Hadiah penalti diberikan setelah pemain Persis Solo melakukan handball di area terlarang. Sayangnya, Cornelius Stewart yang dipercaya sebagai algojo, gagal menunaikan tugasnya dengan baik. Tendangannya melenceng jauh ke sisi kiri gawang yang dijaga Muhammad Riyandi.

Namun, harapan sempat kembali membumbung tinggi ketika tuan rumah kembali mendapatkan penalti pada menit ke-36, setelah salah satu pemainnya dijatuhkan di kotak penalti. Irsyad Maulana yang mengambil kesempatan tersebut, berhasil mencetak gol setelah bola rebound dari tepisan kiper Riyandi berhasil disambar.

Keunggulan tersebut sayangnya tidak bertahan lama. Zinadin Fariz berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di masa injury time babak pertama, tepatnya pada menit ke-45+4. Skor imbang ini bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum.

Memasuki babak kedua, Persis Solo tampil lebih agresif. Kodai Tanaka berhasil mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-50, mengubah skor menjadi 1-2 untuk keunggulan tim tamu.

Lini belakang Semen Padang kembali menunjukkan kelengahan. Irfan Jauhari yang tidak terkawal, berhasil menyundul umpan dari sisi sayap kiri pada menit-menit krusial, mengubah skor menjadi 1-3.

Semen Padang baru bisa memperkecil ketertinggalan pada menit ke-90+7. Umpan dari Pedro Matos berhasil dimanfaatkan Ricky Ariansyah dengan sundulan terbang, mengubah skor menjadi 2-3.

Gol telat Ricky Ariansyah tersebut, tidak mampu menyelamatkan Semen Padang dari kekalahan. Sekitar 3.150 penonton yang hadir di stadion pun harus menerima kenyataan pahit tersebut.

Dengan hasil ini, pada Minggu (11/1), Semen Padang tertahan di posisi ke-16 klasemen dengan raihan 10 poin. Posisi mereka bahkan terancam turun ke peringkat 17 jika Persijap berhasil mengalahkan Dewa United, mengingat saat ini Persijap mengoleksi 9 poin.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.