Padang – Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di Sumatera Barat mencapai 193 orang, sementara 116 lainnya masih dinyatakan hilang.

Pemerintah terus berupaya mempercepat penanganan pascabencana.

Tim gabungan fokus pada pencarian korban hilang, evakuasi, dan penyaluran bantuan logistik. Sebanyak 81 alat berat dikerahkan untuk membuka akses ke wilayah-wilayah yang terisolasi.

Dinas Sosial telah membuka dapur umum, dengan dukungan dari Muhammadiyah dan Baznas. Pemerintah juga mendistribusikan 350 ton beras ke daerah terdampak.

Sebagian warga Padang Panjang dan Pariaman telah kembali ke rumah. Namun, pemulihan masih terkendala di wilayah selatan Sumbar, Agam, Tanah Datar, dan beberapa titik di Padang.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyiapkan ruang pendingin di rumah sakit untuk identifikasi korban. Tim DVI Polri mempercepat proses identifikasi jenazah.

Hingga saat ini, 161 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara 32 lainnya masih dalam proses. Sebanyak 17.402 pengungsi tersebar di berbagai lokasi.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kominfo) memastikan pemulihan jaringan telekomunikasi dan mendirikan posko informasi serta media center di Kantor Gubernur Sumbar.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.