London – Rumor keretakan hubungan antara Jude Bellingham dan pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, dinilai hanya sebagai isu kecil yang dibesar-besarkan. Hal ini diungkapkan oleh mantan bek Birmingham City, Curtis Davies.

Isu mengenai peran gelandang Real Madrid itu dalam skuad The Three Lions memang tengah menjadi sorotan.

Bellingham sempat absen dalam pertandingan internasional bulan Oktober lalu karena baru pulih dari cedera bahu. Pemain berusia 22 tahun itu kemudian kembali dipanggil untuk kualifikasi Piala Dunia pekan lalu. Ia bermain sebagai pemain pengganti melawan Serbia, sebelum kembali menjadi starter saat melawan Albania.

Reaksi Bellingham saat digantikan dalam pertandingan terakhir memicu Tuchel untuk memperingatkannya agar “menerima dan menghormati” keputusannya.

Tuchel sebelumnya juga dikabarkan menyebut perilaku Bellingham di lapangan “memuakkan”, yang semakin memperkuat dugaan adanya keretakan hubungan di antara keduanya.

Namun, Davies menilai bahwa media telah membesar-besarkan situasi ini. “Saya pikir ini seperti badai dalam cangkir teh,” ujarnya. “Karena Inggris telah bermain bagus dan tim nasional Inggris tidak pernah gagal, perlu ada cerita, dan saya pikir Jude Bellingham adalah sebuah cerita.”

Davies menambahkan, “Kami bicara soal dia yang tidak masuk skuad terakhir. Dia cedera. Dia baru pulih dari cedera bahu dan baru bermain sekitar dua pertandingan, jadi pada akhirnya, saya rasa itu semua cuma omongan media.”

Davies juga menyatakan bahwa Bellingham adalah pemain yang terlahir sebagai pemenang dan selalu ingin bermain. “Menurut saya, Inggris dan tim mana pun akan lebih baik jika ada Jude Bellingham di dalamnya,” pungkasnya.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.