Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus berupaya meringankan beban para korban bencana di Sumatera melalui program bantuan kemanusiaan yang berfokus pada peningkatan layanan kesehatan. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana yang memerlukan penanganan medis dan dukungan psikologis.

Menurut Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, layanan kesehatan yang diberikan tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga preventif. “Layanan kesehatan Baznas tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga preventif, termasuk edukasi kesehatan dan pencegahan penyakit di lingkungan pengungsian,” ujarnya.

Tim medis dari Rumah Sehat Baznas diterjunkan langsung ke lapangan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif. Selain itu, Baznas juga memberikan perhatian khusus pada kesehatan mental anak-anak yang menjadi korban bencana. Saidah menambahkan, “Kami juga memberikan layanan psikososial bagi anak-anak penyintas.”

Baznas mencatat, hingga 4 Januari 2026, bantuan telah disalurkan kepada 122.133 penerima manfaat di Sumatera. Bantuan tersebut meliputi berbagai kebutuhan mendasar, termasuk layanan kesehatan bagi lebih dari 4.000 penyintas bencana. Selain itu, Baznas juga mendistribusikan logistik pangan dan non-pangan, menyediakan air bersih, memberikan layanan dukungan psikososial, bantuan pendidikan, dan berbagai layanan pendukung lainnya.

Noor Achmad menyampaikan harapan agar program ini dapat memberikan manfaat yang optimal bagi para pembayar zakat dan seluruh pihak yang telah mempercayakan dana zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas. Baznas berkomitmen untuk terus meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan menjangkau wilayah-wilayah yang paling membutuhkan.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.