Agam – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Agam memperkuat timnya dengan melantik lima relawan baru, Selasa (20/1/2026), sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, infak, sedekah (ZIS), dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Langkah ini diambil untuk menjangkau wilayah yang luas dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut.
Isman Imran, Ketua Baznas Agam, menekankan pentingnya peran relawan dalam mendukung tugas dan fungsi Baznas. “Relawan ini nantinya akan menunjang tugas dan fungsi Baznas Agam, seperti mengelola zakat infak dan sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL),” ujarnya.
Kepercayaan publik menjadi fokus utama Baznas Agam dalam upaya meningkatkan penerimaan zakat. “Kepercayaan masyarakat menjadi kunci utama agar zakat yang dihimpun bisa terus meningkat,” kata Isman Imran, seraya menambahkan bahwa relawan yang terpilih memiliki rekam jejak kepedulian sosial yang kuat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd Lutfi, mengapresiasi kinerja Baznas Agam yang dinilai telah berhasil meningkatkan kepercayaan masyarakat. “Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya penerimaan zakat setiap tahunnya. Namun kepercayaan ini harus terus ditingkatkan agar penerimaan zakat semakin optimal,” ungkapnya.
Mhd Lutfi juga mendorong Baznas Agam untuk lebih gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Ia mengingatkan agar zakat yang terkumpul segera disalurkan kepada yang membutuhkan. “Zakat yang terkumpul jangan lama-lama didistribusikan, karena masyarakat sangat membutuhkan. Ini juga bagian dari menjaga kepercayaan para muzaki,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa relawan akan menjadi perpanjangan tangan Baznas di tengah masyarakat.
Dalam acara tersebut, Baznas Agam menerima infak kebencanaan senilai Rp2 juta dari Ishaq Munajah. Selain itu, bantuan perlengkapan juga diserahkan kepada Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Kamang Magek.










