Padang – Bawaslu Republik Indonesia siap menggelar agenda strategis Pengawasan Partisipatif (P2P) berskala nasional, yang akan menjadikan Sumatera Barat sebagai tuan rumah sekaligus pusat pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini dinilai akan menjadi momentum krusial dalam memperkuat pengawasan partisipatif masyarakat terhadap tahapan pemilu.
Ketua Bawaslu Sumbar, Alni, mengungkapkan bahwa agenda ini akan dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu RI dan seluruh Ketua Bawaslu Provinsi se-Indonesia. “Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kita semua,” ujar Alni. Ia juga menegaskan, Bawaslu RI akan mengajak seluruh jajaran Bawaslu kabupaten dan kota di Sumbar turut serta dalam menyukseskan agenda tersebut.
Alni menyatakan, keberhasilan acara ini memerlukan kerja sama dari seluruh pihak. “Kita perlu menyusun rencana secara matang dan terstruktur agar kegiatan ini sukses,” tegasnya. Menurutnya, sinergi antar lembaga sangat dibutuhkan demi kelancaran kegiatan, sebab tanpa koordinasi yang baik, pelaksanaannya tidak akan berjalan maksimal.
Kepala Sekretariat Bawaslu Sumbar, Rinaldi Aulia, menyoroti pentingnya perencanaan komprehensif untuk kegiatan P2P. Ia menuturkan, seluruh aspek, mulai dari teknis hingga isi acara, harus diperhatikan secara detail. “Kegiatan ini harus kita konsep secara optimal agar pelaksanaannya berjalan lancar. Ini kesempatan penting untuk memperkuat pengawasan pemilu oleh masyarakat,” ujar Rinaldi.
Ia juga menekankan bahwa sinergi antar unit kerja adalah kunci keberhasilan. “Jika semua pihak terlibat, hasilnya akan maksimal dan berdampak luas,” jelasnya.
P2P merupakan salah satu langkah strategis Bawaslu dalam meningkatkan partisipasi publik guna mewujudkan pengawasan pemilu yang lebih transparan dan bertanggung jawab. Bawaslu berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memahami perannya dalam setiap tahapan pengawasan pemilu.










