Pesisir Selatan – Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan memperkuat pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) melalui rapat koordinasi dengan BPKPAD. Rapat yang digelar Senin (28/7/2025) ini bertujuan meningkatkan kapasitas staf dalam mengelola aset negara secara bertanggung jawab.
Ketua Bawaslu Pesisir Selatan, Afriki Musmaidi, menekankan pentingnya menjaga dan merawat BMN. Ia mengingatkan agar seluruh staf menggunakan BMN sesuai fungsi dan tidak menyalahgunakannya.
“BMN yang ada di kantor kita jumlahnya terbatas. Karena itu, penting bagi kita semua untuk menjaganya dengan baik demi menunjang pelaksanaan tugas sehari-hari,” kata Afriki.
Kepala Sekretariat Bawaslu Pesisir Selatan, Rinaldi, melaporkan bahwa saat ini Bawaslu menggunakan 142 item BMN. Dari jumlah tersebut, 119 unit dalam kondisi baik, tiga unit rusak ringan, dan 18 unit rusak berat.
“Barang-barang itu terdiri dari berbagai jenis, seperti komputer, laptop, meja, kursi kantor, hingga sound system,” jelas Rinaldi.
Kepala Subunit BPKPAD Pesisir Selatan, Rosza Lestari, mendukung langkah Bawaslu dalam meningkatkan pengelolaan aset negara.
“Prinsipnya, yang dilakukan Bawaslu juga dijalankan oleh pemerintah daerah melalui masing-masing OPD,” ujar Rosza.
Pemkab Pesisir Selatan secara berkala memperbarui data Barang Milik Daerah (BMD) untuk menjaga akurasi dan akuntabilitas aset. Rapat ini diharapkan memperkuat sinergi antara Bawaslu dan BPKPAD dalam tata kelola BMN yang transparan dan profesional.











