Padang – Kemenangan 3-1 FC Barcelona atas Deportivo Alavés akhir pekan lalu tak membuat pelatih Hansi Flick tersenyum. Ekspresi frustrasi di bangku cadangan menjadi sorotan dan memicu spekulasi tentang kondisi internal tim.
Momen ketika Flick bertukar kata dengan Raphinha juga menjadi indikasi bahwa situasi di Barcelona tidak sepenuhnya harmonis.
Pekan Berat untuk Flick
Menurut laporan, Flick baru saja melewati minggu yang berat. Kekalahan telak 3-0 dari Chelsea di Stamford Bridge menjadi pukulan besar bagi skuad Barcelona.
Flick mengakui kekalahan dari Chelsea sangat memukul tim yang sebenarnya percaya diri bisa meraih kemenangan.
Meski menang atas Alavés, performa Barcelona jauh dari meyakinkan. Tim tamu terus menekan, membuat Barcelona kesulitan mengontrol pertandingan seperti musim lalu.
Barcelona Tidak Setajam Musim Lalu
Performa Barcelona musim ini memang belum stabil. Flick mengakui timnya kehilangan kontrol dan intensitas dibandingkan musim lalu.
“Kami tidak memiliki kendali dan intensitas seperti tahun lalu,” ujar Flick, menggambarkan ketidakpuasannya pada perkembangan tim.
Barcelona masih kesulitan menunjukkan konsistensi dalam menyerang dan bertahan. Tekanan pada Flick semakin besar seiring berjalannya musim.
Meski demikian, Flick masih memiliki waktu untuk memperbaiki stabilitas tim dan menemukan formula terbaik agar Barcelona kembali menjadi kekuatan yang disegani di Eropa.











