Padang – Bank Sampah TKT Sejahtera di Kota Padang mengubah sampah plastik menjadi meja dan kursi bernilai jual. Inisiatif ini menjadi solusi kreatif untuk mengatasi masalah sampah sekaligus menciptakan lapangan kerja.

Bank sampah ini mendaur ulang tutup botol air mineral dan segel mobil tangki menjadi berbagai produk. Prosesnya meliputi pencacahan, peleburan, dan pembentukan menjadi papan yang kemudian dirakit menjadi furnitur.

“Kami sedang mencacah plastik untuk didaur ulang menjadi kursi dan meja,” kata Ketua Bank Sampah TKT Sejahtera, Fadly Dermawan.

Bank sampah ini memanfaatkan energi surya dari panel yang terpasang di depan bangunan untuk menjalankan mesin pencacah. Penggunaan energi terbarukan ini menekan biaya operasional dan ramah lingkungan.

Selain mendaur ulang plastik, Bank Sampah TKT Sejahtera juga membudidayakan magot, larva lalat Black Soldier Fly, sebagai pakan ternak dan ikan. Sampah organik dari warga menjadi pakan magot, menciptakan siklus ekonomi berkelanjutan.

Berdiri sejak 2023, bank sampah ini memberdayakan 25 warga sekitar. Mereka terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari pencacahan plastik hingga pengurusan magot.

“Harapan saya, bank sampah ini bisa menjadi wadah lapangan pekerjaan, sehingga terbukanya ekonomi masyarakat,” ujar Fadly.

Pemerintah Kota Padang mendukung penuh inisiatif ini. Sekretaris Lurah Teluk Kabung Tengah, Tomi Arianto, mengatakan bahwa kehadiran Bank Sampah TKT Sejahtera sangat membantu warga mengelola sampah.

Pertamina turut berkontribusi dengan memberikan bantuan berupa sampah segel mobil tangki, mesin pencacah plastik, oven, dan panel surya. Bantuan ini merupakan bagian dari program Desa Energi Berdikari Pertamina.

“Program ini diberikan setelah melewati pemetaan sosial dan untuk menjawab permasalahan dengan memanfaatkan potensi yang ada,” kata Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Patra Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.