Jakarta – Bank Nagari menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan sumber daya manusia di era digital dengan meraih penghargaan di Indonesia Human Capital Brilliance Awards (IHCBA) 2025. Penghargaan ini menjadi bukti keberhasilan transformasi yang dilakukan Bank Nagari dalam menghadapi tantangan digitalisasi.
Pada ajang yang sama, Bank Nagari juga meraih penghargaan The Most Brilliant Human Capital Digitalization of The Year 2025-Regional Champion dengan predikat Diamond. Direktur Operasional Bank Nagari, Zilfa Efrizon, turut mendapatkan penghargaan The Most Brilliant Chief Human Capital Officer of The Year-Regional Champion.
Selain itu, Bank Nagari juga meraih pengakuan atas kinerja Unit Usaha Syariah (UUS) dengan meraih 6th Anniversary Indonesia 20 Top Syariah Awards 2026. Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, menerima penghargaan 6th Anniversary 20 Best CEO Syariah Awards 2026.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, juga mendapatkan penghargaan The Most Brilliant Head of Local Government in Transformation of BUMD Human Capital.
Gusti Candra menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak. Ia mengatakan, “Terima kasih atas dukungan dan kontribusi dari pemegang saham, Bank Indonesia (BI), OJK, KNEKS, KDEKS Sumbar, Dewan Pengawas Syariah (DPS), mitra, nasabah, dan seluruh pegawai Bank Nagari.”
Zilfa Efrizon menjelaskan bahwa penghargaan dari IHCBA 2025 membuktikan keberhasilan organisasi di era digital. Ia menyatakan, “Keberhasilan organisasi di era digital tidak lagi semata ditentukan oleh investasi teknologi, melainkan oleh kemampuan dalam mentransformasikan human capital menjadi aset strategis yang mampu menggerakkan inovasi dan menciptakan nilai baru.”
Menurut data kinerja terbaru, UUS Bank Nagari memiliki pangsa aset tertinggi terhadap induk usaha sebesar 19,31 persen dan mencatatkan laba tertinggi dibandingkan UUS BPD lainnya. Laba (unaudited) yang dibukukan UUS Bank Nagari mencapai Rp224,6 miliar.
Gusti Candra menambahkan, “Pencapaian ini merupakan pertanda Allah ridha dengan konsep syariah yang dijalankan Bank Nagari.”
Sifa Rickewine, Ketua Penyelenggara IHCBA 2025, menjelaskan bahwa proses penjaringan calon finalis dilakukan berdasarkan data-data sekunder. “Dari sekitar 150 perusahaan, terjaring sejumlah finalis yang kami undang untuk menghadiri proses penjurian,” ujarnya.
Ir. Priyantono Rudito, Ph.D, Ketua Dewan Juri IHCBA 2025, menambahkan bahwa perusahaan yang masuk finalis adalah perusahaan yang mampu menghadapi tantangan di era AI. “Yaitu perusahaan yang memiliki relevansi dengan tren global, melakukan transformasi Human Capital, kesiapan organisasi masa depan, serta pengembangan talenta digital,” jelasnya.
Penghargaan ini diberikan oleh The Iconomics dan didukung oleh kajian The Iconomics Research. Acara ini diawali dengan Marketing & Halal Summit 2026, yang menghadirkan pemangku kepentingan dari pemerintah dan industri. Sejumlah tokoh seperti Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, dan Direktur Jaminan Produk Halal Kementerian Agama, Muhammad Fuad Nasar, turut hadir.
Pada Indonesia 20 Top Syariah Awards 2026, penilaian dilakukan berdasarkan kinerja keuangan perusahaan jasa keuangan yang berkecimpung di industri syariah, dengan mempertimbangkan neraca keuangan, laba/rugi, dan pendapatan komprehensif perusahaan. Sementara itu, penilaian untuk 20 Best CEO Syariah Awards 2026 dilakukan melalui survei kepada responden dengan menggunakan kuesioner online, dengan parameter Popularity, Competency, Crisis Leadership, dan Personality.
Sejumlah perusahaan dari berbagai sektor menerima penghargaan di ajang Indonesia Human Capital Brilliance Awards (IHCBA) 2025 yang diselenggarakan pada Jumat (23/1) di Grand Ballroom Hotel Aryaduta, Jakarta. Ajang ini menjadi bagian dari upaya nasional memperkuat fondasi transformasi SDM Indonesia menuju era kecerdasan artifisial dan masa depan Indonesia Emas 2045.












