Padang – Banjir menerjang sejumlah wilayah di Tanah Datar, Sumatera Barat, menyebabkan kerusakan infrastruktur dan memaksa ratusan warga mengungsi, Selasa (25/11/2025).
Banjir mengakibatkan jembatan putus, rumah hanyut, dan fasilitas ibadah tergerus air di Kecamatan Batipuh Selatan, Batipuh, dan X Koto.
Di Nagari Tambangan, Kecamatan X Koto, satu jembatan putus, mengganggu akses 35 KK (108 jiwa), dan satu rumah rusak.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, meninjau langsung lokasi banjir dan mengimbau masyarakat untuk tidak panik serta tidak mempercayai berita bohong.
Pemerintah daerah telah menyiapkan dapur umum, tenda, dan kebutuhan lainnya bagi pengungsi.
Dinas PU Tanah Datar dan BWS Sumbar mengirimkan bantuan untuk mengantisipasi banjir susulan.
Tenaga kesehatan memeriksa kesehatan para pengungsi yang lebih dari 200 warga di bantaran sungai telah diungsikan.
Bupati dan wakil bupati menyerahkan bantuan sembako dan perlengkapan dari PMI kepada para pengungsi.











