Padang – Banjir dan longsor memaksa 135 kepala keluarga (KK) mengungsi di Malalak Timur, Agam, Sumatera Barat, Kamis (27/11).

Hujan lebat menjadi penyebab utama bencana tersebut.

Warga terdampak kini mengungsi di empat lokasi berbeda, memanfaatkan masjid dan sekolah sebagai tempat penampungan sementara.

“Saat ini mereka mengungsi di masjid dan sekolah,” kata Kadis Kominfo Agam, Roza Syefdifianti.

Masjid Nurul Falah Limo Badak, Masjid Nurul Sa’adah Jorong Saskand, Masjid Nurul Iman Jorong Bukik Malanca, dan SDN 01 Campago menjadi lokasi pengungsian.

Akses menuju Malalak Timur terhambat akibat longsor dan jalan amblas di Sungai Landia dan Malalak Utara.

Tim BPBD Agam dan kepala OPD harus memutar melalui Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman via Tandikek dan Sicincin.

Rute alternatif ini memperpanjang jarak tempuh secara signifikan.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.