Padang – Banjir bandang menerjang Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (28/11/2025), mengakibatkan lima orang meninggal dunia. Korban jiwa ditemukan di Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah.

Arus sungai yang meluap menyeret para korban.

Hujan deras beberapa hari terakhir menjadi penyebab utama banjir bandang. Luapan sungai merendam permukiman warga di berbagai lokasi.

BPBD Kota Padang mencatat, banjir terjadi di 14 titik, banjir bandang di 12 titik, longsor di 7 titik, pohon tumbang di 20 titik, dan angin puting beliung di 2 titik.

Jembatan Gunuang Nago di Kelurahan Lambuang Bukik, Kecamatan Pauh, ambruk akibat terjangan banjir. Beberapa jembatan lain dilaporkan rusak.

BPBD Kota Padang mengimbau warga, terutama yang tinggal di dekat sungai dan perbukitan, untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Saat ini hujan deras di hulu sungai, waspada bagi yang berada di bibir sungai, supaya menjauh,” imbau BPBD.

Warga diimbau segera mengungsi jika debit air sungai meningkat. BPBD juga mengingatkan potensi longsor bagi warga yang tinggal di perbukitan.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.