Agam – Warga Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dikejutkan oleh fenomena banjir bandang yang terjadi di tengah cuaca panas pada Selasa (23/12/2025). Peristiwa ini memicu kekhawatiran akan potensi ancaman bencana susulan di wilayah tersebut.
Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar di media sosial, terlihat jelas arus sungai di Jorong Pasar Maninjau membawa material lumpur, bebatuan, dan kayu dengan volume yang signifikan. Kondisi ini menyebabkan kepanikan di kalangan warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Seorang warga, melalui akun Facebook @hendrizal, mengunggah informasi mengenai kejadian ini dengan keterangan, “Telah terjadi longsor susulan Selasa siang, cuaca panas tidak ada hujan.” Unggahan ini mengindikasikan bahwa banjir bandang terjadi tanpa adanya curah hujan di lokasi kejadian.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan atau korban jiwa akibat banjir bandang tersebut. Pihak berwenang masih melakukan investigasi untuk menentukan penyebab pasti dari fenomena alam yang tidak biasa ini.
Meskipun demikian, dugaan sementara mengarah pada aktivitas longsor di hulu sungai sebagai faktor pemicu utama. Perlu dicatat bahwa wilayah ini memiliki riwayat kejadian serupa, dengan banjir bandang yang pernah terjadi sebelumnya pada Kamis, 27 November 2025. Kejadian ini menjadi perhatian serius terkait kerentanan wilayah tersebut terhadap potensi bencana alam.










