Agam – Banjir bandang menerjang Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Rabu (26/11/2025) sore, menyebabkan jembatan penghubung antar wilayah putus dan puluhan kepala keluarga terisolasi.

Camat Malalak Ulya Satar melalui keterangan yang disampaikan Diskominfo Agam, Rabu (26/11/2025), menjelaskan bahwa bencana tersebut berlokasi di Nagari Malalak Timur.

Menurut informasi yang dihimpun, longsor yang diawali dengan runtuhnya tebing di Gunung Singgalang diduga menjadi penyebab utama galodo ini. Material longsor tersebut diperkirakan turun melalui sungai dan memicu banjir bandang.

Jafrizal, seorang warga Jorong Sini Air, Nagari Malalak Barat, mengungkapkan bahwa luapan Sungai Batang Mangoe akibat banjir bandang menyebabkan putusnya jembatan penghubung antara Malalak Selatan dan Malalak Barat. “Warga Sini Air terisolasi, ada sekitar 60 KK lebih,” ungkapnya, Rabu (26/11/2025).

Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kerusakan pemukiman atau adanya korban jiwa akibat kejadian ini.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.