Agam – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam merilis data terbaru mengenai jumlah korban jiwa akibat bencana galodo atau banjir bandang yang melanda Kecamatan Palembayan. Data ini diperbarui pada Jumat sore (28/11/2025).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Agam, Abdul Ghafur, menjelaskan bahwa bencana ini terjadi pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 17.15 WIB. Banjir bandang tersebut berdampak signifikan pada Nagari Salareh Aia Timur, meliputi empat wilayah kejorongan.

“Jumlah korban yang telah ditemukan hingga saat ini sebanyak 34 orang meninggal dunia, sementara 68 orang lainnya masih belum ditemukan,” jelas Abdul Ghafur.

Salah satu lokasi yang mengalami dampak terparah adalah Jorong Subarang Aia, di mana 17 orang dilaporkan tewas dan 50 orang lainnya belum ditemukan. Akibat kejadian ini, sekitar 700 orang terpaksa mengungsi ke masjid, surau, dan rumah kerabat.

Kepala Dinas Kominfo Agam, Roza Syafdefianti, menambahkan bahwa masih ada beberapa lokasi di Palembayan yang belum terjangkau oleh tim SAR. “Kemungkinan jumlah korban masih bisa bertambah karena masih ada wilayah yang belum tersentuh,” ujarnya.

Selain di Palembayan, bencana serupa yang juga mengakibatkan korban jiwa dilaporkan terjadi di Kecamatan Malalak, Matur, dan Tanjung Raya pada Kamis (27/11/2025).

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.