Padang – Badai menerjang Kota Solok, Sumatera Barat, Minggu (5/6/2025), mengakibatkan kerusakan parah di 12 kelurahan. Angin kencang dan hujan lebat menumbangkan pohon serta tiang listrik.
BPBD Kota Solok memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Badai yang berlangsung sekitar satu jam ini menyebabkan akses jalan terhambat akibat pohon dan tiang listrik yang tumbang.
“Pohon dan tiang listrik tumbang menutup akses jalan,” kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Solok, Senin (6/10/2025).
Petugas kini tengah berupaya membersihkan puing-puing agar aktivitas masyarakat kembali normal.
Kelurahan Sinapa Piliang menjadi wilayah terdampak paling parah, dengan 40 bangunan rusak, termasuk kantor Pengadilan Negeri. Hanya Kelurahan Laing yang luput dari terjangan badai.
Dinas Perkim masih melakukan pendataan kerugian materiil akibat bencana ini. Pemerintah mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.











