Jakarta – Film Avatar: Fire and Ash mencatat pembukaan terbesar untuk film Hollywood di Indonesia pada tahun 2025, dengan meraih pendapatan fantastis sebesar US$ 5,6 juta atau setara Rp 94 miliar pada pekan pertama perilisannya di seluruh Indonesia. Pencapaian ini dilaporkan pada Selasa, 23 Desember 2025.

Angka tersebut sekaligus menjadikan Avatar: Fire and Ash, garapan sutradara James Cameron, sebagai film dengan rekor pendapatan tertinggi sepanjang sejarah franchise Avatar di Indonesia. Dirilis pada Rabu, 17 Desember 2025, film ini langsung menduduki puncak box office dan mengukuhkan posisinya sebagai film Hollywood dengan pembukaan terbesar di Indonesia sepanjang 2025.

Sebelumnya, Avatar: The Way of Water juga tercatat sebagai film dengan pendapatan box office IMAX terbesar sepanjang masa di Indonesia dan Thailand, menunjukkan dominasi waralaba ini di pasar Asia Tenggara.

Dalam laporan yang sama, perusahaan produksi tersebut juga mengklaim telah resmi menjadi studio Hollywood nomor satu di Asia Tenggara. Klaim ini didasari oleh kesuksesan box office film-film seperti Captain America: Brave New World, Thunderbolts*, dan The Fantastic Four: First Steps yang memimpin pencapaian studio sepanjang tahun ini.

Rachel Fong, Executive Director and Studio General Manager The Walt Disney Company Southeast Asia, menyatakan bahwa posisi ini adalah “bukti bahwa cerita-cerita kami benar-benar memiliki relevansi yang kuat.”

Ia menambahkan bahwa hubungan dengan penggemar di Indonesia berakar pada kekuatan penceritaan berkualitas di seluruh merek dan waralaba, yang menyampaikan pesan universal. Kekuatan cerita tidak hanya terletak pada apa yang tampil di layar, namun juga nilai kebersamaan, komunitas, dan makna keluarga yang kuat yang tersaji dalam berbagai film seperti Zootopia 2, Thunderbolts, Lilo & Stitch, dan The Fantastic Four: First Steps.

“Yang membuat pengalaman ini semakin menarik bagi penonton adalah bagaimana kami membawa kisah-kisah tersebut di luar layar, melalui berbagai aktivitas menarik hingga lagu-lagu ikonik dalam versi lokal, sehingga para penggemar dapat sepenuhnya masuk ke dalam cerita kami, di mana pun mereka berada,” ujar Fong.

Untuk merayakan perilisan Avatar: Fire and Ash, Disney Indonesia menghadirkan instalasi imersif yang terinspirasi dari film tersebut di Senayan City Mall, Jakarta. Pengalaman ini memungkinkan penggemar untuk merasakan dunia Pandora secara langsung.

Berkat kolaborasi dengan studio lokal IMAGISPACE, pusat instalasi ini menampilkan gunung berapi dan ruang multisensori. Pengunjung dapat menikmati keindahan alam Pandora melalui taman tematik dan menjelajahi area misterius khas Klan Mangkwan.

Pengalaman Avatar: Fire and Ash ini dapat dikunjungi hingga 11 Januari 2026 tanpa biaya tambahan, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Instalasi bertema Avatar: Fire and Ash juga hadir di tujuh kota lain di Indonesia melalui visual Varang yang unik pada billboard dan LED takeover di jam tayang utama, termasuk tampilan 360 derajat di Bundaran HI saat Car Free Day.

Kedua film Avatar sebelumnya, yaitu Avatar dan Avatar: The Way of Water, masuk dalam jajaran 10 film dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa di Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Di Singapura, kedua film tersebut mendominasi puncak box office pada tahun perilisannya masing-masing (2009 dan 2022).

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.