Jakarta – Industri air minum dalam kemasan (AMDK) memiliki peran penting dalam pertumbuhan industri makanan dan minuman nasional. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan hal ini saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XI Aspadin, Selasa (12/11/2025).

Agus mengapresiasi Aspadin sebagai wadah bagi pelaku industri AMDK dan mitra pemerintah.

Data Bank Dunia 2024 mencatat, Indonesia memimpin ASEAN dalam nilai tambah industri pengolahan (MVA) dengan USD 265,07 miliar. Angka ini lebih dari dua kali lipat Thailand.

Indonesia juga termasuk dalam tujuh negara berkembang utama dunia yang berkontribusi signifikan terhadap PDB melalui sektor manufaktur.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melalui Deputi III Elin Herlina, menekankan pentingnya jaminan mutu dan keamanan produk AMDK oleh Aspadin.

Aspadin, yang berdiri sejak 1991, kini menaungi 323 anggota dan memiliki 16 Dewan Pimpinan Daerah (DPD), kata Ketua Umum Aspadin Rachmat Hidayat.

Ketua Umum Aspadin terpilih, Firman Sukirman, menegaskan komitmen untuk terus bermitra dengan pemerintah dalam pembangunan ekonomi.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.