Padang – Pemerintah Kota Padang mengintensifkan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam upaya pemulihan pascabencana melalui kegiatan Wirid Bulanan. Inisiatif ini diumumkan pada Jumat (9/1/2026) di Masjid Agung Nurul Iman, dengan fokus pada penguatan solidaritas dan efisiensi birokrasi.

Fadly Amran, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kota dan seluruh elemen masyarakat. Tujuannya adalah mempercepat proses pembersihan drainase dan penanganan sisa-sisa lumpur akibat bencana. “Mari semua tetap memiliki peran dalam proses pemulihan, baik dari sisi infrastruktur maupun dari sisi sosial dan kemanusiaan,” ujarnya, menyoroti peran krusial ASN dalam memobilisasi gotong royong dan membangun komunikasi yang efektif dengan warga.

Selain itu, ajakan juga disampaikan untuk meningkatkan kepedulian sosial di kalangan ASN. Hal ini diwujudkan dengan menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Perhatian khusus diberikan pada kondisi dua pesantren di kawasan Batang Kabung yang mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor. “Saat ini terdapat dua pesantren yang terdampak banjir dan longsor di kawasan Batang Kabung,” ungkapnya, seraya mengimbau ASN untuk menggalang bantuan perbaikan pesantren, sambil mengupayakan dukungan dari pemerintah pusat.

Lebih lanjut, Fadly Amran mengajak seluruh ASN untuk menjadikan momentum awal tahun sebagai kesempatan untuk introspeksi diri. Ia mendorong penyusunan langkah-langkah strategis di awal tahun 2026, terutama dalam meningkatkan tata kelola birokrasi dan kualitas pelayanan publik. “Mari kita merancang langkah-langkah strategis di awal tahun 2026 ini, untuk terutama dalam meningkatkan tata kelola birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Dalam tausiyahnya, Sofyan Hadi menyampaikan pesan bahwa bekerja adalah ibadah dan setiap profesi merupakan anugerah yang patut disyukuri.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.