Padang – Yayasan Wakaf Ar Risalah (YWAR) di Kota Padang menyelenggarakan kegiatan Tabligh Akbar dan peluncuran program wakaf produktif “Greenhouse Melon Premium Hidroponik” pada Sabtu dan Minggu, 21-22 Juni 2025. Acara yang bertempat di Aula SMP Putri Perguruan Islam Ar Risalah ini menghadirkan Asyam Hafiz, dai muda dari Sumatera Barat, sebagai penceramah.

Selama dua hari pelaksanaan kegiatan, yayasan berhasil menghimpun dana wakaf sekitar Rp112 juta. Dana tersebut terkumpul dari lebih dari 2.000 wakif yang berpartisipasi baik secara langsung maupun melalui kanal donasi digital untuk mendukung pembangunan rumah kaca wakaf tersebut.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh berbagai tamu penting, termasuk perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Barat, Bank Indonesia, Bank Nagari Syariah, Badan Wakaf Indonesia (BWI) Sumatera Barat, Forum Wakaf Produktif, dan Human Initiative. Adapun perwakilan Kemenag Sumatera Barat diwakili oleh Ketua Tim Kerja dan Tusi Pemberdayaan Wakaf.

Penghimpunan dana wakaf untuk mendukung pembangunan rumah kaca melon premium juga dilakukan selama Tabligh Akbar dan Peluncuran Proyek Wakaf Produktif Greenhouse Melon Premium Hidroponik. Acara ini diikuti oleh para guru, karyawan, serta orang tua/wali murid siswa dan siswi Perguruan Islam Ar Risalah.

Manajer Investasi dan Kemitraan Strategis Badan Pengelola Wakaf (BPW) Ar Risalah, Rahimul Amin, menjelaskan bahwa Greenhouse Melon Premium Hidroponik merupakan proyek wakaf produktif terbaru di Ar Risalah yang dibangun dengan dana wakaf melalui uang. Ia menyebut, “Ini merupakan proyek wakaf produktif terbaru di Ar Risalah.” Rahimul Amin menambahkan bahwa rumah kaca tersebut rencananya akan dibangun di lahan wakaf seluas sekitar 1.500 meter persegi di Komplek Perguruan Islam Ar Risalah, Padang.

Rahimul Amin juga menyampaikan bahwa rumah kaca tersebut mengusung konsep agroeduwisata dan akan dikelola secara profesional dengan menggandeng lembaga charity Human Initiative sebagai mitra pada tahap awal. Lebih lanjut, ia menjelaskan, “Melon ini rasanya lebih manis dari melon biasa. Dalam satu siklus panen selama 100 hari, ditargetkan menghasilkan 3.000 buah melon.” Ia juga menambahkan bahwa untuk panen raya pertama nanti, pihaknya akan mengundang para hadirin untuk hadir memetik melon langsung dari pohonnya. Hasil dari proyek ini, yang merupakan manfaat wakaf, direncanakan akan disalurkan untuk membantu saudara-saudara muslim di Palestina, mendukung program tahfiz siswa dan siswi Ar Risalah, serta penyediaan beasiswa bagi siswa berprestasi dan kurang mampu baik di internal maupun eksternal Ar Risalah.

Sementara itu, dalam ceramahnya, Asyam Hafiz mengajak para hadirin untuk meningkatkan semangat bersedekah dan aktif berwakaf. Ia menekankan bahwa wakaf termasuk dalam sedekah jariyah, yakni amal yang pahalanya terus mengalir meskipun seseorang telah wafat. Ia pun menyatakan dukungannya terhadap program pengembangan wakaf produktif Ar Risalah melalui pembangunan rumah kaca melon premium hidroponik tersebut.

Selain tabligh akbar dan peluncuran program wakaf produktif, dalam kegiatan tersebut turut dilantik juga duta wakaf dari kalangan siswa dan siswi Ar Risalah, yang akan mengampanyekan pentingnya wakaf kepada pelajar dan masyarakat umum.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.