Tapan – Kebakaran yang melanda Nagari Talang Balarik Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Jumat (27/2/2026) dini hari, memicu respons cepat dari tim pemadam kebakaran dan masyarakat setempat. Insiden ini mengakibatkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp150 juta.

Kobaran api, yang mulai terlihat sekitar pukul 00.55 WIB, dengan cepat meluas dan menghanguskan satu unit rumah serta merusak tiga bangunan lainnya dengan tingkat kerusakan yang berbeda-beda. Warga yang sedang beristirahat terkejut dengan adanya api dan segera menghubungi Pos Damkar Tapan untuk meminta bantuan.

Regu A Pemadam Kebakaran segera merespons laporan tersebut dan tiba di lokasi kejadian yang berjarak sekitar 15 kilometer dalam waktu tujuh menit. Petugas pemadam kebakaran menggunakan satu unit armada berkapasitas 4.000 liter air untuk memadamkan api yang berkobar.

Menurut informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, pemilik rumah yang menjadi titik awal api sedang tertidur saat peristiwa itu terjadi. Ia terbangun setelah merasakan panas dan mendengar teriakan warga yang memberitahukan adanya kebakaran. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting arus pendek listrik.

Proses pemadaman, pendinginan, dan pemeriksaan menyeluruh berlangsung dari pukul 01.00 WIB hingga pukul 03.30 WIB. Selain personel Damkar, upaya penanggulangan kebakaran ini juga melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, serta partisipasi aktif dari masyarakat sekitar.

Akibat kebakaran ini, satu rumah kayu mengalami kerusakan berat, satu rumah mengalami kerusakan sedang, dan dua rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Secara keseluruhan, empat bangunan terdampak, terdiri dari satu rumah kayu dan tiga rumah permanen.

Meskipun demikian, berkat tindakan cepat petugas dan warga, delapan rumah di sekitar lokasi berhasil diselamatkan dari jilatan api. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.

Dua warga yang terdampak adalah Atmawati (49), seorang ibu rumah tangga, dan Afrizon (42), seorang petani, yang keduanya merupakan penduduk Talang Balarik Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan.

Pelaksana harian Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, mengapresiasi respons cepat tim di lapangan serta sinergi yang terjalin antara berbagai instansi dalam menangani kebakaran tersebut. “Respons cepat tim di lapangan serta sinergi lintas instansi sangat membantu dalam penanganan kejadian ini,” ujarnya.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.