Padang – Kebakaran melanda sebuah gudang rongsokan di Jalan Bypass KM 13, Kuranji, Selasa pagi, menimbulkan kerugian signifikan dan menyoroti pentingnya respons cepat dalam situasi darurat. Api yang berkobar menghanguskan bangunan seluas 150 meter persegi, namun berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran, dampak yang lebih luas berhasil dicegah.
Menurut keterangan resmi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, titik api pertama kali terdeteksi pada pukul 07.25 WIB. “Api pertama kali terlihat dari tumpukan barang rongsokan di bagian depan bangunan,” jelas pernyataan tersebut.
Hendri Putra, seorang saksi mata berusia 24 tahun, menyatakan bahwa ia segera mengambil tindakan setelah melihat kobaran api. “Saya melihat kebakaran dan segera melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang,” tuturnya.
Sebanyak lima unit armada pemadam kebakaran dengan kekuatan 75 personel tiba di lokasi kejadian pada pukul 07.42 WIB. Upaya pemadaman berlangsung selama hampir satu jam, dan api berhasil dijinakkan pada pukul 08.13 WIB.
Gudang rongsokan yang terbakar diketahui milik Hendry Ratno Wardinata, 35 tahun. Kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp150 juta. Meskipun api sempat mengancam tiga bangunan toko di sekitarnya, petugas berhasil mencegah perambatan api.
Pihak Damkar Kota Padang memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, dan tidak ada warga yang perlu dievakuasi. Penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi lebih lanjut.
Sebagai langkah preventif, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kejadian darurat melalui layanan Padang Sigap 112. Hal ini, menurut mereka, bertujuan untuk “memastikan penanganan yang cepat dan tepat.”











