Padang – Dua rumah di Perumahan Green Kartika Residence, Air Dingin, Koto Tangah, ludes dilalap api pada Jumat (5/12/2025) sore, memicu respons cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang. Kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk ini diperkirakan menyebabkan kerugian materiil yang signifikan.
Menurut keterangan resmi, insiden kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.35 WIB. Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian enam menit kemudian, tepatnya pukul 18.41 WIB, dan segera memulai upaya pemadaman. Kondisi lapangan yang menantang, termasuk akses jalan yang sempit dan kepadatan bangunan, sedikit menghambat proses pemadaman.
Api menghanguskan kediaman Fitri, seorang marketing developer berusia 40 tahun, dan Albert, 60 tahun, seorang wiraswasta. Hari, seorang saksi mata berusia 36 tahun, menjelaskan bahwa dirinya melihat kepulan asap hitam sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. “Saya melihat asap hitam membumbung tinggi sebelum menghubungi petugas,” ungkapnya.
Data yang dihimpun di lokasi kejadian menunjukkan bahwa luas area yang terbakar mencapai sekitar 300 meter persegi. Kebakaran ini berdampak langsung pada satu keluarga yang terdiri dari lima jiwa. Meskipun tidak ada laporan mengenai korban luka atau jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp600 juta. Sementara itu, nilai bangunan dan area yang berhasil diselamatkan ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Sebanyak empat unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, didukung oleh sekitar 80 personel yang berasal dari berbagai unsur, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Polri, PLN, PMI, Tagana, Dinas Sosial, serta KSB Balai Gadang.
Setelah berjuang selama lebih dari satu jam, petugas pemadam kebakaran berhasil menjinakkan api pada pukul 19.50 WIB. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat jika menemukan indikasi adanya kebakaran. “Call Center Padang Sigap: 112 – Damkar Padang: 113,” demikian bunyi imbauan yang disampaikan.










