Padang – Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Provinsi Sumatera Barat menunjukkan solidaritasnya dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang di Batu Busuk Pauh, Kota Padang, Selasa (2/12/2025).

Bantuan tahap pertama ini menjadi simbol kepedulian terhadap sesama yang tengah dirundung duka.

Ketua DPW APBMI Sumbar, HM Tauhid, didampingi Sekretaris Indra GWS, yang juga anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PPP, menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada warga yang sangat membutuhkan.

HM Tauhid mengungkapkan bahwa wilayah Batu Busuk memiliki kenangan tersendiri baginya.

Ia mengenang kunjungannya pada tahun 2007, saat daerah tersebut masih mengandalkan jembatan gantung.

Berkat aspirasi masyarakat, jembatan permanen berhasil dibangun melalui APBD Sumatera Barat, dan hingga kini masih berdiri kokoh.

“Dengan adanya musibah ini, kami dari pengurus APBMI Sumbar mengusulkan kepada kawan-kawan di DPP, DPW, dan DPC seluruh Indonesia untuk ikut membantu,” kata HM Tauhid secara langsung. “Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih karena banyak yang berpartisipasi,” lanjutnya.

Dalam penyerahan bantuan di Batu Busuk Pauh, APBMI memberikan 100 paket sembako berisi beras, minyak goreng, dan gula, dari total 800 paket yang disiapkan.

Selain itu, HM Tauhid juga menyerahkan bantuan sebesar Rp 3 juta kepada Bundo Wati untuk mendukung pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Batu Busuk dan Batang Anai.

Setelah penyerahan tahap pertama, APBMI Sumbar akan melanjutkan pendistribusian bantuan ke wilayah terdampak lainnya, seperti Lubuk Minturun dan Goa Belimbing.

“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang menjadi korban banjir bandang,” tambahnya secara tidak langsung.

Sekretaris Indra memperkuat pernyataan tersebut, menyatakan akan memperjuangkan berbagai perbaikan melalui DPRD Kota Padang, agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman.

“Kunjungan kami dalam memberi bantuan pada masyarakat terdampak bencana, juga menjadi masukan bagi saya untuk nantinya bisa saya sampaikan pada rapat di DPRD Kota Padang, sehingga masyarakat bisa kembali nyaman,” tutup Indra secara langsung.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.