Padang – Kemacetan parah dilaporkan terjadi di Jalan Padang-Bengkulu, tepatnya di depan SPBU Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat pada Minggu (16/11/2025) malam. Antrean panjang pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU menjadi penyebab utama kemacetan tersebut.

Seorang pengendara, Yono (36), yang turut terjebak kemacetan, mengungkapkan bahwa kondisi ini disebabkan oleh petugas SPBU yang diduga lebih memprioritaskan pengisian jeriken. “Tidak bisa bergerak. Jadi terpaksa terjebak, karena tidak bisa keluar,” keluhnya saat ditemui di lokasi.

Yono mengaku telah terjebak kemacetan sejak pukul 18.00 WIB ketika hendak mengisi BBM, dan hingga pukul 20.00 WIB kondisi lalu lintas tak kunjung membaik. Menurutnya, kejadian serupa sudah sering terjadi di lokasi tersebut.

Sebelumnya, Sales Area Manager (SAM) Retail Sumbar Pertamina Patra Niaga, Fakhri Rizal Hasibuan, pada Minggu (9/11/2025), menjamin ketersediaan stok Pertalite dan Solar aman untuk 12 hari ke depan. Ia menjelaskan kelangkaan BBM yang sempat terjadi di Sumbar disebabkan keterlambatan suplai ke Terminal BBM Teluk Kabung. “Jadi kondisi stok di Sumatera Barat dinyatakan aman. Masyarakat tidak perlu panik karena proses recovery sedang berjalan. Stok kami cukup untuk 12 hari ke depan untuk Pertalite dan Solar, sementara Pertamax di atas delapan hari,” katanya. Fakhri menambahkan bahwa suplai telah kembali normal sejak Kamis (6/11/2025) setelah kedatangan kapal pengangkut Pertalite, diikuti pengiriman Pertamax pada Sabtu (8/11/2025) malam.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.