Agam – Kabar duka menyelimuti tim SAR gabungan dalam pencarian korban galodo di Palembayan, Agam. Seekor anjing K9 bernama Reno, yang bertugas sebagai pelacak milik Polda Riau, dilaporkan mati saat menjalankan tugasnya pada Minggu (1/12/2025).

Informasi gugurnya Reno diunggah oleh akun Instagram @baharkam_polri pada Sabtu (6/12/2025). Dalam keterangannya, Baharkam Polri menjelaskan bahwa Reno telah bekerja sejak pagi di lokasi longsor, tanpa lelah menyusuri puing-puing dan tanah amblas demi mencari korban yang hilang.

Namun, sekitar pukul 12.30 WIB, anjing yang telah berusia 8 tahun 4 bulan itu mendadak lemas dan tumbang. Reno segera dievakuasi ke klinik hewan terdekat, namun sayang, nyawanya tidak dapat diselamatkan. Reno dinyatakan mati dalam proses medis.

Polda Riau memberikan penghormatan terakhir kepada Reno dengan menggelar pemakaman secara kedinasan. Reno, sebagai satwa operasional Polri, telah berjasa besar dalam berbagai misi kemanusiaan.

Gugurnya Reno menuai simpati dari warganet. Salah satunya akun @dolinsimxxx yang menuliskan, “Kenapa harus Reno, bukan Zulkifli atau Bahlil,” disertai emoticon menangis.

Dalam operasi pencarian jasad korban galodo Palembayan, anjing pelacak yang diturunkan Polri, termasuk Reno, memiliki peran krusial. Kemampuan indera penciuman mereka yang sangat baik menjadi aset berharga dalam menemukan korban yang tertimbun.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.