New York – Kabar membanggakan datang dari dunia tenis Indonesia. Petenis muda Janice Tjen berhasil mencatatkan namanya di Grand Slam US Open 2025.
Keberhasilan Janice ini mendapat apresiasi tinggi dari mantan atlet tenis nasional, Angelique Widjaja. Angelique bangga melihat penerusnya mengikuti jejaknya tampil di turnamen bergengsi tersebut.
Ini menjadi penampilan pertama petenis tunggal putri Indonesia di US Open setelah 21 tahun, sejak Angelique Widjaja sendiri bertanding di sana.
Janice lolos ke babak utama setelah melewati babak kualifikasi yang ketat di USTA Billie Jean King Tennis Center, New York. Ia mengalahkan Varvara Lepchenko (Amerika Serikat) 6-3, 6-1, Maja Chwalinska 7-5, 7-5, dan Aoi Ito (Jepang) 6-1, 6-2.
Di babak pertama, Janice menaklukkan petenis Rusia, Veronika Kudermetova, dengan skor 6-4, 4-6, 6-4. Sayangnya, langkahnya terhenti di babak kedua setelah dikalahkan Emma Raducanu (Inggris) 2-6, 1-6.
“Yang pasti bangga banget,” kata Angelique Widjaja saat dihubungi pada Rabu, 27 Agustus 2025, mengenai prestasi Janice. “Saya pasti akan selalu support dunia olahraga di Indonesia, khususnya tenis.”
Menurut Angelique, tenis menjadi salah satu cabang olahraga yang bisa mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.
Setelah US Open 2025, Janice tampil di sejumlah turnamen, baik tunggal maupun ganda, termasuk bersama seniornya, Aldila Sutjiadi.
Angelique, yang pernah menjuarai nomor tunggal putri junior Wimbledon 2001, memahami betul perjuangan Janice. Ia menyebut bahwa prestasi di tenis seringkali diraih secara *underdog*.
“Tidak diperhitungkan oleh petenis dunia dan lain-lain. Kejadiannya sama waktu ketika saya juara Wimbledon,” kenang Angelique.
Ia menambahkan bahwa bermain sebagai atlet *underdog* justru bisa mengurangi beban. “Untuk si Janice ini kans-nya besar. Saat ini dari ranking, prestasi, dan segala macam itu masih di bawah lawan-lawan dia yang sekarang. Jadi sebenarnya *nothing to lose*,” ujarnya.
Angelique menilai Janice memiliki kapasitas sebagai atlet profesional. Ia menekankan pentingnya mental dalam pertandingan di level US Open.
Sebagai informasi, Angelique Widjaja pernah menembus perempat final Grand Slam Wimbledon 2003 dan 2004 di nomor ganda, berpasangan dengan pemain Venezuela, Mario Vento-Kabchi. Ia juga pernah mewakili Indonesia di Olimpiade 2024 di Athena.












