Bandung – Persib Bandung berpeluang menurunkan striker anyar, Andrew Jung, saat menjamu Persebaya Surabaya dalam laga pekan kelima Super League 2025/2026. Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (12/9).
Pemain asal Prancis itu telah pulih dari sakit dan mulai berlatih penuh dengan skuad Maung Bandung. Debut Jung sangat dinantikan oleh publik Bandung, yang meyakini dirinya memiliki kualitas istimewa.
Setidaknya ada lima kemampuan spesial Jung yang berpotensi menjadi mimpi buruk bagi Persebaya jika ia dipercaya tampil sejak menit awal.
Pertama, statusnya sebagai top skor Divisi 3 Prancis bersama Quevilly Rouen pada musim 2020/2021. Saat itu, ia mencetak 21 gol dan 4 *assist* dalam 30 pertandingan. Catatan ini membuktikan insting golnya yang tinggi.
Kedua, Jung dikenal sebagai deep flying forward. Ia rajin menjemput bola dan menjadi penghubung lini tengah dan depan. Gaya ini cocok dengan pola menyerang Persib yang mengandalkan transisi cepat.
Ketiga, kecerdikannya dalam membuka ruang di pertahanan lawan. Dengan tubuh jangkungnya, ia mampu menarik perhatian bek dan memberi celah bagi rekan-rekannya untuk menusuk ke kotak penalti.
Keempat, positioning-nya yang ciamik. Dalam situasi *open play* maupun bola mati, ia tahu bagaimana menempatkan diri di posisi paling berbahaya.
Kelima, keunggulan postur 1,92 meter. Jung bisa menjadi senjata mematikan Persib dalam duel udara, terutama dengan eksekutor bola mati seperti David da Silva atau Marc Klok.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, memberi sinyal akan memainkan Jung melawan Persebaya. “Kondisi Andrew bagus, dia sudah istirahat selama 4-5 hari setelah sebelumnya sakit. Dia akhirnya pulih dan terlihat bagus,” ujarnya, Selasa (9/9).
Hodak menambahkan bahwa Jung sudah berlatih mandiri di gym sebelum bergabung di sesi lapangan di GBLA. Performanya menjanjikan dan siap membantu tim.
Selain Jung, Persib masih menantikan bergabungnya Thom Haye dan Eliano Reijnders ke sesi latihan. Hodak juga disebut akan meracik trio baru di lini depan, menempatkan Jung di sisi sayap bersama Uilliam Barros, dan Ramon Tanque sebagai penyerang lubang.
Pengalaman Jung di kompetisi Eropa, termasuk Liga Prancis dan Liga Yunani, juga menjadi nilai plus. Ia mengoleksi 239 pertandingan di liga nasional dengan 62 gol dan 10 *assist*.
Dengan usia 27 tahun, Jung berada di masa emas seorang striker. Kontraknya bersama Persib hingga Mei 2027 menegaskan keseriusan manajemen untuk menjadikannya tumpuan jangka panjang. Harga pasarnya mencapai Rp 6,95 miliar.
Debut Jung di GBLA melawan Persebaya akan menjadi sorotan. Jika ia mampu menunjukkan kelebihannya, bukan tidak mungkin ia akan menjadi idola baru Bobotoh. Bagi Persebaya, duel ini bisa menjadi ujian berat.












