Pariaman – Pemerintah pusat menunjukkan respons cepat terhadap dampak banjir di Kota Pariaman dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan. Sebanyak 2.000 paket bantuan diserahkan kepada korban banjir sebagai bentuk solidaritas dan dukungan untuk meringankan beban mereka.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan pada Kamis (04/12) di halaman rumah dinas walikota, di mana Andre Rosiade menyerahkan bantuan tersebut kepada Yota Balad. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang sedang berupaya untuk pulih dari dampak bencana.

Yota Balad menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia menyatakan, “Alhamdulillah, hari ini kita kembali menerima bantuan dari Andre Rosiade untuk korban bencana banjir di Kota Pariaman.” Menurutnya, bantuan ini sangat penting untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir di berbagai wilayah Kota Pariaman.

Andre Rosiade menjelaskan bahwa bantuan ini adalah wujud nyata perhatian dari wakil rakyat di tingkat pusat terhadap para korban bencana di Sumatera Barat, khususnya Kota Pariaman. “Saya berharap bantuan 2.000 paket sembako ini dapat meringankan beban warga yang kini sedang berjuang memulihkan kondisi pasca bencana,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya kehadiran dan perhatian langsung di lapangan bagi masyarakat. “Bukan hanya dukungan materi saja yang mereka inginkan tapi perhatian dan kehadiran kami secara langsung di lapangan menjadi hal penting bagi masyarakat sehingga bisa sedikit mengobati penderitaan mereka dengan kehadiran wakil rakyat di dekat mereka,” tambahnya.

Setelah prosesi penyerahan bantuan, Yota Balad mengajak Andre Rosiade untuk melakukan peninjauan langsung ke beberapa wilayah yang terdampak bencana. Tujuan dari peninjauan ini adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak dan merencanakan pemulihan infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat banjir.

Dalam kesempatan tersebut, Andre Rosiade menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo mengenai komitmen pemerintah pusat untuk memberikan perhatian khusus kepada Sumatera Barat, termasuk Kota Pariaman, dalam upaya pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.