Selatpanjang – Lima sekolah dasar di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, terancam relokasi akibat bencana alam dan serangan buaya. Kondisi ini mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepulauan Meranti telah mengusulkan relokasi ke Kementerian Pendidikan melalui Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP).
Banjir, abrasi, dan ancaman serangan buaya menjadi alasan utama relokasi.
Kepala Disdikbud Kepulauan Meranti, Tunjiarto, mengatakan, pihaknya telah menyerahkan persyaratan relokasi ke BPMP.
SD 6 Kepau Baru menjadi langganan banjir. SD 02 Tanjung Kedabu dan SD 03 Telesung terancam abrasi dan banjir.
SD 10 Semulut bahkan menghadapi ancaman serangan buaya terhadap guru dan siswa. Satu SD lain di Kecamatan Rangsang juga rutin kebanjiran.
Tunjiarto menambahkan, seringnya sekolah diliburkan berdampak buruk pada kualitas pendidikan. Pihaknya telah menyiapkan lahan alternatif.
“Pekan ini kami diminta hadir ke BPMP untuk menyampaikan kondisi lima sekolah,” ujarnya.











