Padang – Anak Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luhak, Kabupaten Limapuluh Kota, mendatangi kantor Inspektorat Kabupaten Limapuluh Kota pada Senin, 26 Januari 2026, untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh walinagari setempat. Kedatangan mereka bertujuan untuk meminta transparansi hasil audit investigasi yang telah dilakukan.

Kunjungan ini merupakan kelanjutan dari aksi demonstrasi yang digelar pada Juli 2025, di mana masyarakat Sungai Kamuyang menuntut pengunduran diri walinagari. Tuntutan tersebut didasari oleh berbagai kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Akrijal, Jeri, dan Al, yang mewakili anak Nagari Sungai Kamuyang, menyatakan bahwa laporan tertulis telah diserahkan kepada Bupati Limapuluh Kota dan Inspektorat Kabupaten Limapuluh Kota terkait dugaan pelanggaran tersebut. “Hari ini kami menyampaikan surat kepada pemerintah daerah melalui Inspektorat guna menindaklanjuti pertemuan dengan Bupati Limapuluh Kota,” ujar mereka.

Menanggapi laporan tersebut, Inspektorat Kabupaten Limapuluh Kota telah melakukan klarifikasi terhadap pemerintah nagari dan pihak-pihak terkait. Audit investigasi kemudian dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas Nomor 700.1.2/270/INSP-LK/2025 tertanggal 22 Oktober 2025, dengan masa tugas tim audit dari tanggal 22 Oktober hingga 12 November 2025.

“Kami Anak Nagari Sungai Kamuyang sebagai pihak yang melaporkan pelanggaran pelanggaran yang dilakukan oleh Wali Nagari Sungai Kamuyang. Mohon kepada Bapak Inspektur Kabupaten Limapuluh Kota agar diberikan secara tertulis hasil Klarifikasi dan hasil Audit Investigasi,” tegas perwakilan anak nagari, menekankan pentingnya transparansi dalam proses ini.

Selain menyampaikan aspirasi melalui aksi, anak Nagari Sungai Kamuyang juga telah berdialog langsung dengan Bupati Limapuluh Kota di Rumah Dinas Bupati Labuah Basilang. Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan anak nagari, Sekretaris Daerah, beberapa Kepala OPD, Anggota DPRD dari Nagari Sungai Kamuyang, serta Camat Luak.

Mereka menambahkan, “Kami juga telah sampaikan persoalan ini secara langsung kepada bapak Bupati, tentu kami berharap hasil audit investigasi bisa disampaikan, sehingga masyarakat dan anak Nagari merasa puas dengan laporan yang dibuat.” Harapan ini mencerminkan keinginan masyarakat untuk mendapatkan kejelasan dan keadilan terkait dugaan pelanggaran yang terjadi.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.