Padang Pariaman – Dampak banjir bandang di Sumatera Barat mendorong Aliansi Perempuan Peduli Indonesia (ALPPIND) untuk bergerak cepat memberikan bantuan kemanusiaan, dengan fokus pada pemulihan spiritual dan ekonomi korban. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan kekuatan dan harapan baru bagi masyarakat yang terdampak.
Pada 15 April, rombongan ALPPIND yang dipimpin langsung oleh Nevi Zuairina memulai perjalanan dari Kota Padang menuju Batu Kalang Utara, Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman. Kedatangan mereka disambut hangat oleh warga, tokoh masyarakat, Bundo Kanduang, dan perangkat korong di sebuah musholla.
“Di tengah luka akibat bencana, kami justru belajar tentang ketabahan dan kekuatan masyarakat,” ungkap Nevi. Ia menambahkan bahwa “Kehadiran ALPPIND adalah ikhtiar kecil untuk menyampaikan bahwa mereka tidak sendiri.”
Bantuan yang disalurkan, yang berasal dari donasi PP ALPPIND dan PW ALPPIND se-Indonesia dengan total Rp 17,5 juta, dialokasikan untuk bantuan tunai bagi 50 kepala keluarga di Batu Kalang dan 30 kepala keluarga di Asam Pulau. Dana tersebut juga digunakan untuk mendukung PD ALPPIND Pasaman dan Pesisir Selatan. Penyaluran dilakukan langsung ke rumah-rumah warga dengan pendampingan perangkat nagari.
Selain bantuan tunai, ALPPIND Pesisir Selatan juga menyalurkan paket perlengkapan ibadah berupa sajadah dan perlengkapan shalat ke Bayang Utara. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memberikan kenyamanan dan kekuatan spiritual bagi warga, terutama menjelang bulan Ramadan.
“Semoga setiap bantuan ini menjadi amal jariyah, menghadirkan keberkahan bagi yang memberi dan menguatkan yang menerima,” harap Nevi, menekankan pentingnya solidaritas dan kepedulian dalam menghadapi musibah. Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata bahwa perempuan Indonesia memiliki peran penting dalam memberikan harapan dan dukungan bagi mereka yang membutuhkan.










