Agam – Warga Nagari Koto Tuo, Kecamatan Ampek Koto, Agam, mengeluhkan dampak kegiatan alek buru babi di wilayah mereka, Rabu (12/11/2025). Kegiatan yang bertujuan mengusir babi dari dekat pemukiman warga ini justru menimbulkan kerugian bagi sebagian warga.
Gusnia, salah seorang warga, menjadi korban setelah kucing anggoranya diterkam anjing pemburu. Ia mengaku tidak mengetahui adanya kegiatan perburuan babi di kampungnya. “Kucing saya saat itu sedang bermain di halaman, tiba-tiba datang anjing pemburu mengeroyok dan menerkam kucing saya hingga mati,” ungkapnya, Rabu (12/11/2025).
Gusnia menuturkan, saat kejadian, ia sempat mencoba mengusir anjing-anjing tersebut, namun justru ikut dikejar dan terpaksa menyelamatkan diri ke dalam rumah. Ia menambahkan, selain satu ekor kucing anggora yang mati, satu kucing lainnya juga hilang. Kucing anggora tersebut dibelinya seharga Rp 300 ribu dan telah dirawat dengan biaya yang tidak sedikit.
Gusnia mengatakan tengah berkoordinasi dengan panitia alek buru terkait kematian kucing peliharaannya. Sementara itu, hingga saat ini belum ada tanggapan dari pihak nagari setempat terkait kejadian tersebut.










