Padang – Jaringan Pemimpin Redaksi Sumatera Barat (JPS) kembali menunjuk Adrian Tuswandi sebagai ketua untuk periode 2025-2028. Penunjukan ini berlangsung dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 yang diadakan di Kupi Batigo, depan Masjid Raya Sumatera Barat, 7 Januari 2026.
Pemilihan ketua dilakukan secara aklamasi, dihadiri oleh seluruh anggota JPS, perwakilan organisasi pers, dewan pembina, serta penasehat organisasi. Forum tersebut menjadi wadah bagi JPS untuk merefleksikan diri dan merencanakan langkah strategis ke depan.
Novrianto, yang memimpin jalannya persidangan, menjelaskan bahwa proses pencalonan berjalan lancar setelah pembacaan tata tertib. “Ketika masuk dalam agenda pencalonan, semua peserta yang hadir sepakat untuk mencalonkan kembali Adrian Tuswandi,” ujarnya. Adrian, yang juga menjabat sebagai salah seorang Dewas LKBN Antara, ditetapkan sebagai calon tunggal dan terpilih sebagai ketua JPS.
Acara dibuka oleh pembina JPS, HM. Nurnas, dalam suasana yang tenang dan penuh kekeluargaan. Kemufakatan aklamasi pun tercapai, mengukuhkan Adrian Tuswandi sebagai ketua terpilih.
Selain menetapkan ketua terpilih, Mubes juga menunjuk dua formatur, yakni HM. Nurnas dan Novrianto, untuk membantu ketua terpilih dalam menyusun kepengurusan. Mereka diberi waktu maksimal 30 hari untuk menyelesaikan tugas tersebut. Pengukuhan pengurus JPS periode 2025-2028 direncanakan akan dilaksanakan bersamaan dengan pemberian anugerah Medal of Honor, Bakti Untuk Negeri JPS.
Menanggapi terpilihnya kembali, Adrian Tuswandi menyampaikan harapannya agar pada periode mendatang, JPS dapat lebih fokus pada kaderisasi. Ia mengungkapkan, “Sebenarnya saya berharap adanya kaderisasi dan hadirnya pemimpin muda, sebagai ketua JPS Sumbar, sehingga organisasi menciptakan kepemimpinan untuk membangun bangsa.”
Adrian juga menekankan pentingnya peran pemimpin redaksi muda dalam menciptakan inovasi dan semangat kebangsaan. Ia menambahkan, “Kita maunya pemimpin Redaksi yang masih muda-muda ini bisa membawa lembaga ini berbuat untuk kepentingan lebih besar dari daerah sampai nasional.”
Mubes ditutup pada pukul 13.33 WIB, setelah melalui proses pemilihan ketua secara aklamasi dan penetapan formatur. Acara dilanjutkan dengan silaturahmi dan makan bersama.











