Padang – Sebuah insiden pohon tumbang yang menimpa truk di Jalan Raya AR Hakim, Padang Selatan, memicu perhatian terhadap perlunya mitigasi bencana perkotaan yang lebih serius. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang merespons cepat kejadian tersebut.

Pada Senin (5/1/2026), sekitar pukul 14.20 WIB, pohon bungo tanjung setinggi belasan meter tumbang secara tiba-tiba di Kelurahan Ranah Parak Rumbio, Kecamatan Padang Selatan, setelah hujan reda. Akibatnya, arus lalu lintas di lokasi kejadian sempat terhenti.

Pohon dengan panjang sekitar 15 meter dan diameter kurang lebih 50 sentimeter itu roboh akibat pelapukan pada bagian akar. Batangnya yang berat kemudian menimpa satu unit truk Isuzu Giga yang sedang melintas.

Ahmad Rasidin Nasution (56), pengemudi truk yang merupakan warga Jalan Mayjend Sutoyo, Kelurahan Bincar, Kecamatan Padang Sidempuan Utara, Sumatera Utara, selamat dari insiden tersebut. “Beruntung, tidak ada korban jiwa,” ungkapnya. Namun, truk yang dikemudikannya mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon.

Tim Rescue PB BPBD Kota Padang segera tiba di lokasi kejadian di bawah komando Kepala Pelaksana dan Kepala Bidang terkait. Petugas melakukan evakuasi batang dan dahan pohon yang melintang di badan jalan dengan menggunakan peralatan lengkap.

Proses penanganan pohon tumbang melibatkan unsur kelurahan dan masyarakat setempat. Unsur ketertiban, Srikandi, relawan, hingga warga bahu-membahu memastikan pengerjaan berjalan lancar. Dalam waktu singkat, pohon tumbang berhasil disingkirkan, dan jalur lalu lintas kembali normal.

BPBD Kota Padang memastikan bahwa kondisi terakhir di lokasi telah aman, dengan seluruh pengerjaan selesai dilakukan. Pihaknya menyatakan bahwa “Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa faktor alam terutama pelapukan pohon di kawasan jalan raya perlu mendapatkan perhatian serius sebagai bagian dari mitigasi bencana perkotaan.”

Melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB), BPBD Kota Padang mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan potensi bahaya lingkungan melalui Call Center (0751) 778775 atau WhatsApp 0858 9152 2181.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.