Jakarta Utara – Pernyataan kontroversial anggota DPR Ahmad Sahroni terkait kritik terhadap lembaga legislatif berbuntut panjang. Rumah politikus NasDem itu di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dirusak massa pada Sabtu (30/8/2025) sore.

Kericuhan terjadi setelah Sahroni melontarkan pernyataan yang dianggap merendahkan pihak yang mengkritik DPR. Ia menyebut pihak yang meminta pembubaran DPR sebagai “orang tolol.”

Pernyataan Sahroni sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial X, bahkan sempat menjadi trending.

Kemarahan massa memuncak hingga akhirnya mendatangi kediaman Sahroni. Rumahnya tampak rusak akibat lemparan benda berat.

Imbas dari kontroversi ini, Fraksi Partai NasDem memutasi Sahroni dari posisi Wakil Ketua Komisi III DPR periode 2024-2029 menjadi anggota Komisi I DPR.

Sebelum terjun ke dunia politik, Sahroni memulai karirnya sebagai sopir pada tahun 1998. Ia kemudian meniti karir hingga menjadi direktur operasional di sebuah perusahaan pada tahun 2002.

Sahroni memulai karir politiknya pada 2014 dengan menjadi anggota DPR dari Fraksi Partai NasDem. Pada 2019, ia menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Pelaksanaan Formula E pada 2021.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2024, kekayaan Sahroni tercatat sebesar Rp 328,9 miliar.

Asetnya meliputi tanah dan bangunan senilai Rp 139,5 miliar yang tersebar di Jakarta dan Bali.

Sahroni juga memiliki 28 kendaraan dengan total nilai Rp 38,1 miliar, termasuk mobil Ferrari, Porsche, Tesla X75D, dan motor Harley Davidson Road Glide.

Selain itu, ia memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 107,7 miliar; surat berharga senilai Rp 60 juta; serta kas dan setara kas senilai Rp 78,3 miliar. Utang yang dimiliki Sahroni tercatat sebesar Rp 34,9 miliar.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.